Devi Ahriani, hidup atas kasih sayang Ir. Ahmad Amri,MT (Pap) dan Harfina Yusuf (Mam). Sungguh, sulung dari tiga bersaudara ini paling manja. Saat masih balita, tiap kali mau tidur, Mam harus nyanyi dulu atau paling tidak menari-menari ala kartun di tv dan sering nangis gak jelas. Seiring berputarnya waktu tumbuh menjadi anak yang sedikit maskulin. Anak laki-laki, mobil-mobilan, panjat mangga tetangga pasti jadi rutinitas tetap setiap harinya.

Mulai menginjakkan kaki di bangku SD saat umurnya masih 5 Tahun karena waktu itu gak ada sekolah mau nerima anak SD umur 5 Tahun alhasil Pap ma Mam palsuin tanggal lahir. Lulus di Tahun 2000 setelah hijrah SD dari SD.Kalukuang II sunu ke SD.Inp.Daya dengan predikat lulusan terbaik SD.Inp.Daya Tahun 2000. Mulus melangkahkan karier ke SLTP Neg. 12 Makassar, dikenal cukup bureng, kutu buku, tapi di lain sisi ternyata berhasil mengasah bakat humorisnya. Teman laki-laki masih mendominasi pergaulannya. Dinyatakan lulus dan dengan basmalah masuk ke Gerbang SMA Neg. 5 Makassar. Tempat penuh kisah yang tak kan lekang oleh waktu. Lulus di tahun 2006 dan menancapkan panah ke Universitas Hasanuddin tepat di Area Teknik. Kini berlabel Mahasiswa Teknik Elektro. Kabar terbaru, menyelesaikan studi dan merubah nama menjadi Devi Ahriani, ST

Tak sekadar karier formal di bangku sekolah yang dia rasakan, Saat SD tercatat sebagai Anggota Pramuka Siaga SD. Inp.Daya. Tiap Sabtu-Minggu pasti berkemah walaupun di area sekolah. Setelah merasakan nikmatnya belajar di bangku SD yang masih didominasi dengan kegiatan keluar main dan jajan, di SLTP mulai melebarkan sayap. Reporter, menjadi repoter madding sekolah yang dirintis bersama 5 temannya. Dan di SMA mulai kembali ke fitrahnya sebagai anggota pramuka, tergabung dalam Rover Scout 05 Makassar dan OSIS SMA Neg. 5 Makassar. Dalam sejarah pernah tercatat sebagai Pemangku Adat Gudep 07-070, Ketua OSIS periode 2004-2005, dan Karya Ilmiah Remaja SMA Neg. 5 Makassar.

Kini, dunia kampus menjadi sebagian dari jiwanya. Praktikum, Organisasi, Enterpreneur, dan gejala social jadi konsentrasi utamanya. Dengan menjadi mahasiswa yang rajin membaca dan gemar menulis merangkap tempat curhat paling tenar di kalangan terbatas.

Dedikasi untuk keluarga kecilku (mam,pap,de’des, de’dil)…
Teman SD, SMP, dan sodara-sodara di SMA, CBA, Forum Alumni LDK…
Dan untukmu, batasakhirku…